Perbedaan kultur membuat perbedaan opini

Kontroversi Pizza Halal di Inggris

Bagi seorang muslim tentunya memakan makanan yang halal merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditolelir, dan di negara ini yang mayoritas penduduknya adalah muslim tentunya hal ini sudah merupakan hal yang lumrah. Tetapi berbeda dengan negara lain dimana muslim bukanlah mayoritas seringkali justru hal ini menjadi masalah. Metode penyembelihan binatang yang dipersiapkan untuk makanan sering disebut salah satu kekejaman pada binatang.

Baru baru ini koran harian Inggris The Sun melansir berita di halaman depannya mengenai bagaimana salah satu franchise Pizza yang sangat populer disana “Pizza Express” menggunakan daging halal untuk Pizzanya tanpa memberikan cap halal di menunya.

cover-sun

Tidak berhenti sampai disitu koran “Daily Mail” pun menampilkan berita yang serupa dengan judul yang lebih bombastis.

cover-daily-mail

Tertunya untuk kita yang hidup di Indonesia hal ini sangatlah aneh, mengingat bagaimana kita setiap hari hanya mau makan makanan halal. Hal ini dikarenakan metode penyembelihan binatang yang dipersiapkan yang tadi diawal telah ditulis.

Metode yang menjadi kontroversi adalah bagaimana binatang tersebut setelah disembelih di lehernya lalu darahnya dibiarkan mengalir, dan ini banyak di protes organisasi penyayang binatang meski banyak studi menyebutkan bahwa binatang kehilangan kesadarannya saat darah keluar sehingga di Inggris sebelum binatang di sembelih biasanya dibuat tidak sadar terlebih dahulu mesti metode ini tidak diterima semua kalangan.

Hingga akhirnya untuk menghentikan kontroversi ini menu Pizza Express kini menggunakan tanda halal di tiap menunya.

menu-pizza-express

Have A Nice Days